Terlepas dari benar tidaknya cerita diatas, tidaklah penting untuk diselidiki. Justru ada satu cerita lagi yang patut disimak, yakni tentang Tsubasa si pemilik tendangan gledek yang bersama kawan-kawannya, Misaki dan Wakabayashi menjadi pemain profesional dalam film kartun buatan Jepang tahun 1982. Dua puluh tahun kemudian, masyarakat Jepang seperti mewujudkan mimpi mereka ketika Tsubasa dan kawan-kawannya menjelma menjadi Hidetoshi Nakata, Inamoto dan sederet anggota tim nasional Negeri Sakura dalam Putaran Final Piala Dunia 2002 yang baru saja berlalu.
Di awal tahun 1990-an pernah beredar satu film yang berjudul First Knight, yang intinya bercerita tentang seorang jagoan kampung yang akhirnya masuk dalam jajaran Ksatria Utama sebuah kerajaan. Masih banyak cerita orang-orang besar lainnya baik itu kejadian nyata maupun hanya cerita-cerita dari film. Bahkan jika tak berlebihan, Nabi Allah Yusuf alaihi salam pun memulai segalanya dari mimpi saat ia masih kecil maupun ketika menta’wilkan mimpi seseorang dipenjara.
"Gantungkan cita-citamu setinggi langit", anda pasti masih ingat pesan klasik yang sering kita dengar keluar dari mulut guru-guru saat di Taman Kanak-Kanak atau sekolah Dasar.
Kemudian yang terpenting adalah visi yang jelas terbentang kedepan yang tapak-tapaknya bisa dilalui hingga mencapai apa yang kita cita-citakan. Rasulullah pernah mengingatkan para sahabat dengan menggambar seorang manusia ditanah, kemudian beliau membuat garis persegi sehingga membingkai gambar tersebut. Dari gambar tersebut rasul menarik garis lurus keatas seraya menjelaskan bahwa manusia memiliki keterbatasan dan garis keatas itu menunjukkan agar manusia tidak berpanjang angan melewati keterbatasan yang dimilikinya. Jelas, bertekad untuk mewujudkan cita-cita (mimpi) dengan mengerahkan segenap kesungguhan dan melakukannya secara bertahap sangat berbeda dengan berangan-angan tanpa melakukan satu apapun, karena itu berarti anda masih terus bermimpi.
Bergegaslah bangun dari mimpi, atau engkau akan kehilangan keindahan yang tengah engkau genggam … (salah satu kalimat dari syair lagu Ebiet G Ade). Wallahu ‘a’lam bishshowaab
# Artikel disalin dari kiriman sahabat.




0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat, dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar dibawah ini.